Sebagai antisipasi penyebaran virus corona, pihak madrasah telah melakukan kegiatan Homeschooling (Belajar dirumah) menggunakan E-learning madrasah terhitung mulai tanggal 1 April 2020.

Kebijakan yang dibuat madrasah merumahkan para siswa untuk mengantisipasi virus corona yang semakin hari semakin bertambah penularannya, maka dibuatlah E-learning Madrasah bertujuan agar belajar online ini siswa dapat melakukan pembelajaran jarak jauh agar mereka tidak akan terkontaminasi penyakit menular yang sedang mewabah dan berpotensi pembawa virus Covid-19, maka siswa dilarang berpergian ke luar kota atau ke luar negeri atau pergi ke tempat-tempat yang ramai seperti halnya yang merebah dimasyarakat Warkop Wi-fi.

Pihak madrasah menggunakan aplikasi E-learning untuk siswa kelas 7 dan 8 sedangkan kelas 9 menggunakan ujian online UMBKS. Adapun para siswa harus mengikuti peraturan yang telah ditetapkan madrasah sebagaimana akan melakukan di ruang kelas pada umumnya.

Di E-learning para Adminstrator dan guru dengan mudah dapat memantau kehadiran siswa apakah mengikuti setiap kelas atau tidak, karena para siswa sebelumnya menggunakan kode akses yang telah tersedia untuk bisa masuk ke kelas-kelas yang telah dibuat. Kemudahan lainnya dalam penggunaan aplikasi E-learning ini guru dapat membuat soal tes, quiz, menggugah materi dan mengadakan refleksi. Materi yang diunggah di E-learning bisa berupa file word, excel, PowerPoint, pdf dan juga video.

Pada saat ini, hari Rabu 15 April 2020 seluruh siswa sedang melaksanakan ujian secara online. Pengerjaan ujian menggunakan aplikasi E-learning dan UMBK. Dipastikan juga tingkat kecurangan saat melakukan ujian online dihindari dikarenakan siswa melakukan pengerjaannya dirumah masing-masing dan guru memantau pelaksanaannya serta ada batasan waktu mengerjakan soal yang sudah tersistem.

Salah satu orang tua siswa menuturkan, Ibu Eva yang selalu memantau anak-anaknya saat menggunakan aplikasi E-learning Madrasah yang sudah berlangsung merasa senang karena anaknya walaupun berada dirumah tapi tetap menjalankan kewajibannya sebagai murid dengan selalu mengikuti Kelas Kode E-learning. Memang ada beberapa kendala yang dialami jika sudah terlalu lama online, seperti kuota internet habis dan mata mereka lelah tapi dalam situasi dan kondisi seperti ini E-learning menjadi efisien asalkan juga fasilitas dirumah memadai untuk menggunakan aplikasi ini. Kita semua juga berdoa agar wabah virus Covid-19 akan segera berakhiri, karena bagaimanapun belajar di kelas sekolah langsung adalah yang terbaik karena guru dan murid bisa berinteraksi secara bertatap muka.”, kata Eva.

MTs Taswirul Afkar terus melakukan penangan serius terhadap mewabahnya virus Covid-19. Seperti melaksanakan sosialisasi tentang corona via byphone, Whatsapp dan aplikasi bluejenas tatap muka dengan siswa, memasang handrub disetiap hallway sekolah, memberikan masker kepada warga sekolah yang sedang batuk atau flu, dan melakukan pengecekan saat seluruh warga sekolah yaitu guru sebelum masuk ke sekolah dicek suhu tubuhnya dengan thermometer digital serta tangannya disemportkan cairan desinfeksi.